Sensasi unik kopi santan
di Desa Jepangrejo, Blora
Ini termasuk wisata kuliner yang khas dari Blora. Bisa dipastikan tidak ada di tempat lain. Sebetulnya bukan makanan, tapi minuman. Benar, minuman yang satu ini hanya ditemui di Kabupaten Blora. Minuman ini oplosan kopi dengan santan kelapa. Sebutannya: kopi santan. Inilah sensasi unik dari minuman yang bermula di Desa Jepangrejo, Kecamatan Blora, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.
*****
PEMANDANGAN ini akan terbiasa dijumpai di sebuah warung yang menyerupai rumah. Anak-anak muda, berkelompok bersama komunitas atau teman bermainnya duduk melingkar di meja atau di amben, mengobrol dan sebagian memainkan telpon genggamnya, lalu segelas kopi ada di hadapan masing-masing orang.
Pemandangan ini lazim dijumpai di Desa Jepangrejo di Kecamatan Blora, sejauh lebih 10 kilometer dari pusat kota Blora, melewati jalan yang buruk berbatuan. Mereka tak menghiraukan jalan yang jelek tersebut demi sensani menikmati kopi santan. Mereka lebih banyak datang dari kalangan anak muda, tak terkecuali kaum perempuan kendati jumlahnya tak banyak.
Kopi santan sudah muncul sejak puluhan tahun silam. Setelah ditelisik, kopi tersebut memang memiliki keunikan pada proses pembuatannya. Bahkan, kopi tersebut tercatat dalam buku Keberagaman Kopi Nusantara yang disusun oleh pengamat kuliner ternama, almarhum Bondan Winarno.
Dari segi pembuatannya, kopi santan hampir sama dengan kopi kothok pada umumnya yakni berasal dari biji-biji kopi yang disangrai kemudian digiling sehingga menjadi bubuk kopi yang siap diracik. Namun, perbedaannya hanya ada pada air seduhannya. Sesuai namanya, kopi santan diseduh menggunakan santan, bukan air panas biasa.
Lebih istimewa lagi karena santan yang dipakai untuk menyeduh itu diracik secara dadakan. Ini berarti, jika ada pelanggan yang memesan kopi santan, barulah kelapa mulai diparut kemudian diperas. Yap, santan segar adalah kuncinya karena memiliki rasa yang lebih gurih.
Setelah itu, santan segar yang telah diperas, dicampur dengan bubuk kopi dan gula. Lalu direbus sembari terus diaduk agar hasil seduhannya maksimal.
Dibutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk menyajikan secangkir kopi santan. Em, lumayan cepat lah ya. Bisa lah waktunya buat ngobrol dengan penjualnya, melihat proses pembuatannya, ngobrol bersama teman, atau sekadar cekrek-cekrek buat dijadikan story.