Bukit Kunci di Watugunung, wisata swafoto yang tak ada matinya
Digagas pada 2018 dan dikembangkan setahun kemudian, wisata ketinggian di Bukit Kunci Watugunung di Desa Bangowan menjadi tujuan swafoto bagi pengunjungnya. Inovasi terus digagas agar pengunjung tak mengalami kejenuhan.
WISATA ketinggian menjadi daya tarik tersendiri di Kabupaten Blora yang tidak memiliki gunung dan pantai. Wisata-wisata ini banyak bermunculan di daerah-daerah yang letaknya memang ada di dataran yang tinggi di perbukitan. Salah satu daerah tersebut adalah Dukuh Watugung di Desa Bangowan, Kecamatan Jiken, Kabupaten Blora. Dapat ditempuh sejauh tak kurang 10-an kilometer dari jalan raya Blora-Cepu, wisata ini dapat dijangkau melalui Desa Tempel Lemahbang, Kecamatan Jepon. Dari desa ini sebetulnya ada 2 jalan yang bisa menjangkau wisata ini. Namun disarankan untuk melalui pedukuhan Lembahbang yang jalanannya menanjak, tembus ke Pedukuhan Nglamping di Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo. Sangat tidak disarankan untuk melalui Desa Jiworejo dan Desa Singonegoro serta Dukuh Bangowan di Desa Bangowan yang baru menanjak ke Dukuh Watugunung. Jalannya rusak berat. Sementara bila menanjak dulu dari Desa Tempel Lemahbang ke Dukuh Nglamping, jalannya cukup nyaman dilalui. Hanya tak nyaman saat setibanya di Dukuh Watugunung menuju lokasi wisata. Namun ini tidak terlalu jauh letaknya.
Belokan dari Dukuh Nglamping di Desa Bogorejo, Kecamatan Bogorejo terpasang papan penunjuk arah ke lokasi wisata.
Wisata ini awalnya sekedar ide anak-anak muda di Watugunung yang mencari tempat strategis untuk tongkrongan menikmati pemandangan dari ketinggian. Lalu dibuat tempat-tempat duduk yang bisa dipakai ngobrol di sore hari di antara anak-anak muda tersebut. Setelah jadi, tiba-tiba saja pemerintahan desa setempat tertarik untuk mengembangkannya menjadi tempat wisata. Melalui rembug desa lalu keluarlah gagasan untuk membiayai tempat tersebut agar menjadi obyek wisata yang kelak dikelola oleh karang taruna desa setempat. Tumbuhlah semangat anak-anak muda desa tersebut, terutama di pedukuhan Watugunung untuk menjadikan tempat tongkrongan mereka sebagai obyek wisata. Awalnya yang dikembangkan adalah lokasi yang berdekatan dengan lereng perbukitan. Di sini dibangun tempat-tempat yang dapat digunakan untuk swafoto dengan latar belakang pemandangan dari ketinggian. Anak-anak muda ini lalu berfoto-foto dan mempromosikannya di media-media sosial. Tak dinyana, tanggapan publik media sosial Blora cukup antusias. Banyak bertanya tempatnya, dan pada akhirnya banyak yang berdatangan.
Gerbang lokasi wisata yang dibangun sederhana dari bambu namun penuh artistik.
Bukit Kunci dalam liputan video Tim Humas Pemerintah Kabupaten Blora yang memperlihatkan kawasan dari atas. Courtesy : Priyo dalam Channel Kabar Mustika.
Hanif Masadini dan peta lokasi fasilitas yang tersedia di tempat wisata tersebut.
Area wisata Bukit Kunci di Pedukuhan Watugunung, Desa Bangowan, Kecamatan Jiken selain spot foto yang dijual di awal-awal pengembangannya lalu menambahnya beberapa nilai jual yang ditawarkan ke wisatawan lokal. Di antaranya: eduwisata hidroponik dan menara yang terbuat dari bambu yang dapat digunakan sebagai lokasi swafoto teranyar.
"Pengembangan berikutnya kami menawarkan adanya lokasi untuk perkemahan," kata Hanif Masadini, penanggung jawab pengelolaan lokasi wisata tersebut. Hanif dapat dikontak di nomor 085641200447.
Pengembangan lokasi wisata menjadi kata kunci untuk tetap memiliki daya tarik kunjungan. Namun bagi Hanif yang memiliki naluri bisnis pariwisata, semua pengembangan lokasi wisata akan sia-sia ketika tidak ada daya dukung infrastruktur jalan yang memadai.
"Kunjungan di tempat wisata kami ini tak ada sepinya. Di kala tidak hari libur, kunjungan paling sedikit ya 10-an pengunjung dari daerah sekitar," kata Hanif.
Wisata di ketinggian ini menjadi daya pikat tersendiri bagi penduduk Blora yang tidak memiliki gunung maupun pantai. Bagi masyarakat sekitar, seperti dari daerah-daerah di Kecamatan Bogorejo yang masih berdekatan dengan Desa Bangowan, mereka dapat berkunjung di hari-hari biasa. Waktu yang tepat tentu adalah sore hari menjelang petang. Setidaknya jika tidak berada di ketinggian gunung, di ketinggian bukit sudah bisa memuaskan.
Seperti di sore itu saat kami dari wisata.wartablora.com berkunjung ke lokasi wisata ini, sekelompok ibu-ibu yang turut serta mengajak anak-anak mereka berkunjung ke Bukit Kunci. Foto-foto kunjungan ini kami tampilkan dalam slide di bawah.








