Eksotisnya Dinding
Sungai Purba Kalinanas
Sungai itu masuk di wilayah Desa Kalinanas yang ada di Kecamatan Japah. Menyimpan sejarah geologi, sungai ini disebut-sebut sebagai sungai purbakala. Menarik dan uniknya sungai ini adalah dinding-dinding yang membentuk tebing menjulang ke atas dengan relief-relief di sepanjang alirannya. Sebah pemandangan yang eksotis dari sungai yang jarang dijumpai di tempat lain.
*****
MENYAKSIKAN dinding sungai barangkali bukanlah istimewa. Namun, berbeda dengan dinding sungai yang satu ini. Menikmati sekaligus memahami cantiknya pahatan alam yang konon telah berusia jutaan tahun.
Keindahan alam itu terbentang di kelokan dinding Sungai Purba Kalinanas yang eksotis. Lokasinya tepat di bawah Jembatan Merah Desa Kalinanas Kecamatan Japah Kabupaten Blora Jawa Tengah.
Relief dinding sungai akan semakin cantik karena terlihat kuning keemasan terutama menjelang sore hingga petang. Pantulan air sungai di bawahnya memperlihatkan relief dinding yang seolah mengambang.
Pembentukan relief di dinding sungai membutuhkan proses panjang. Bahkan disebut-sebut hingga jutaan tahun. Proses geologi alam secara perlahan memahat dinding sungai dengan caranya sendiri. Hingga timbul relief dengan corak natural, yang tak bakal bisa dipahat oleh mesin canggih sekali pun.
Saat kemarau seperti ini semua relief alamnya kelihatan seperti pahatan yang teratur buatan manusia namun asli hasil proses geologi alam. Jutaan tahun batuan di sini tergerus arus sungai sehingga membentuk alur yang indah.
Meski potensi alam itu terlihat cantik dan layak menjadi destinasi wisata, namun masih belum digarap baik. Oleh karenanya perlu perhatian semua pihak untuk menjaga kelestariannya agar tak dirusak oleh tangan-tangan jahiil.
Tempat ini dapat dijangkau dari pusat Kota Blora dengan memerlukan waktu tak kurang 40 menit. Untuk rutenya, bila dari Kecamatan Japah, tepatnya pertigaan barat Masjid Agung Japah ambil arah utara menuju Desa Kalinanas berjarak sekira 8 kilometer, melalui Desa Bogem dan Desa Gaplokan.
Begitu masuk Desa Kalinanas sampai pertigaan Pohon Beringin besar, kendaraan bisa diparkir di halaman rumah warga. Setelah itu cukup berjalan kaki melalui bekas jalur rel kereta ke arah barat sejauh 100 meter menuju Sungai Purba Kalinanas. Begitu samai tujuan, hawa sejuk akan terasa lantaran berada di lembah sungai yang teduh. Akan semakin segar saat musim penghujan menjadikan aliran airnya deras.