Panorama indah di
Puncak Mundri
Berada di ketinggian 400 meter di atas permukaan laut, Puncak Mundri cocok dikunjungi pecinta ketinggian. Pemadangan yang disuguhkan menyimpan berjuta pesona dan panorama keindahan. Pengunjung dapat menyaksikan cantiknya panorama sunset dan golden sunrise. Jika beruntung, terlihat lautan awan di sekitar Gunung Mundri.
*****
BERADA di perbatasan antara 2 kabupaten, yakni Blora dan Rembang, Puncak Mundri dapat ditempuh melalui 2 jalur. Jalur pertama tentunya dari Blora melalui Desa Waru. Desa ini masuk Kecamatan Jepon. Dapat ditempuh melalui 2 jalur juga, yakni: dari perempatan Seso tempat Mapolres Blora berada, dan dari perempatan Medang di Jalan Raya Blora-Rembang kilometer 8.
Sementara jalur kedua dari Kabupaten Rembang melalui Desa Kajar, Kecamatan Gunem, Kabupaten Rembang.
Hanya memerlukan waktu 30 menit untuk mencapai Puncak Mundri. Meski cukup dekat, namun jalur pendakian didominasi dengan batuan cadas. Sepanjang jalur terlihat sejumlah goa alami yang berjejer vertikal dan horizontal.
Jika ingin bermalam namun tak membawa peralatan memadai, tak perlu khawatir karena pihak pengelola menyewakan tenda, tas gunung, alat masak, matras, dan sleeping bag (kantong tidur) dengan harga ramah kantong.
Sebelum memulai pendakian, baiknya melakukan persiapan untuk menghindari hal-hal tak diinginkan, seperti menggunakan pakaian tebal. Pasalnya, suhu di Puncak Mundri ketika musim kemarau dan malam hari hari terasa sangat dingin. Selain itu, membawa air serta logistik yang cukup.
Begitu sampai puncak, langsung disuguhkan bentang alam yang indah. Di sebelah selatan adalah pemandangan Kabupaten Blora dengan hutan jatinya yang luas. Sebelah utara terlihat Kabupaten Rembang dengan Pegunungan Kendeng. Jika cuaca cerah, Gunung Lawu dapat terlihat dari sini.
Selain itu, dari puncak ini pengunjung dapat menyaksikan fenomena indah berupa golden sunrise di pagi hari. Di malam hari tak kalah memukau, yakni berupa keindahan gemintang di angkasa raya serta gemerlap lampu kota.