Taman Tirtonadi Blora,
dari satwa sampai kolam renang hingga panggung hiburan
Taman yang dulunya kumuh tak terawat disulap dengan berbagai tempat hangout. Tirtonadi lahir kembali dengan taman satwanya, kolam renangnya, panggung hiburannya, dan kulinernya.
*****
PULUHAN anak-anak TK Permata Mulia tampak asyik berkeliling taman yang dipenuhi dengan aneka burung dan beberapa satwa. Mereka dikenalkan berbagai jenis burung secara langsung sambil berbaris dengan bimbingan petugas dan guru.
Salah satu petugas perawat burung, Pak Bini membimbing barisan anak-anak kecil yang masih lugu untuk mengenali burung kasuari, ayam mutiara, kakaktua raja, merak, nuri, makau, elang jawa dan beberapa burung lainnya.
“Sudah beberapa kali ada kunjungan seperti ini. Senang bisa mengenalkan anak-anak tentang aneka satwa unggas,” kata Pak Bini.
Tak jarang anak-anak yang masih berusia sekitar 4 hingga 6 tahun ini mencoba berinteraksi dengan hewan dengan dibimbing sang pawang. Farel, salah satu siswa TK Permata Mulia sangat antusias mengikuti kegiatan di Taman Tirtonadi. Bahkan ia berlarian dan ingin masuk ke dalam kandang burung yang berukuran 10 meter x 6 meter.
“Tadi melihat burung kasuari yang besar, merak dan elang. Burungnya lucu-lucu, saya tidak takut,” ucapnya ketika ditanya.
Septika, salah satu guru TK Permata Mulia mengatakan bahwa pengenalan unggas di Taman Tirtonadi merupakan kegiatan outing class dengan tema burung agar anak-anak lebih paham aneka jenis burung pemakan tumbuhan (herbivora) dan pemakan daging (carnivora).
“Sebelumnya di sekolah kita belajar mengenali aneka unggas, dengan buku dan alat peraga. Kini puncaknya kita ajak terjun langsung ke Taman Tirtonadi agar anak-anak mengenali dan menyayangi aneka burung langka yang dilindungi. Ada 51 anak yang ikut,” jelasnya.