Baru tersedia untuk telpon genggam berbasis android dan belum dikembangkan untuk telpon genggam berbasis iphone, aplikasi Dolan Blora telah tersedia di Play Store sejak awal November 2020. Telah diunduh lebih dari 50 pengguna. Apa saja fiturnya?
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora Slamet Pamudji memperkenalkan aplikasi besutan dinasnya. Aplikasi ini bernama Dolan Blora, dapat dijumpai di Play Store milik Android, tapi belum bisa ditemui di Appstore milik iPhone.
DINAS Kepemudaan, Olahraga, Kebudayaan dan Pariwisata (Dinporabudpar) Kabupaten Blora memperkenalkan aplikasi Dolan Blora ke khalayak pada akhir November 2020. Di hadapan pegiat dan pelaku usaha di bidang pariwisata, Slamet Pamudji, kepala dinasnya menyebutkan jika aplikasi ini mempermudah wisatawan yang nantinya akan berkunjung ke obyek wisata yang diinginkan yang ada di Kabupaten Blora.
Aplikasi ini memiliki kapasitas 9,5 megabyte. Saat dibuka, logo Dolan Blora yang bergambar barongan muncul sebelum pengguna dimintai persetujuannya untuk diakses lokasinya.
Aplikasi ini memang masih dalam pengembangan. Konten yang bisa dibuka baru sebatas informasi berita dan informasi tujuan wisata yang menggunakan fitur peta digital. Beberapa muatan konten seperti kuliner dan akomodasi masih belum bisa diakses.
Kasi Promosi dan informasi Pariwisata Dinporabudpar Kabupaten Blora Yeti Romdonah mengatakan, aplikasi tersebut memang masih perlu penyempurnaan. Pengelola wisata dan PHRI (Perhimpunan Hotel Restoran Indonesia) diharapkan memberikan masukan, informasi data yang dibutuhkan sehingga di awal tahun 2021 aplikasi tersebut benar-benar telah siap dan matang untuk diluncurkan ke pasar wisata yang ada di Indonesia.
"Geliat wisata akan kelihatan jika kita sengkuyung bersama sama. Aplikasi ini juga kita promosikan bersama sama. Didalam aplikasi tersebut nantinya kita lengkapi sehingga akan terdapat sejumlah fitur dengan sejumlah pilihan seperti info wisata, kuliner, hotel, dan even wisata," sebutnya.
Ke depan, aplikasi ini diharapkan bisa mendukung percepatan promosi wisata hingga meningkatkan jumlah kunjungan wisata, serta dapat digunakan untuk pejualan paket wisata dari pelaku usaha pariwisata dan ekonomi kreatif. ***
